Posted on Berikan komentar

Tips agar Anak Suka Buku

“Jangan dulu bilang anak kita gak suka. Jangan-jangan ortunya yang masih malas bacain buku. Gak usah ngeles, soalnya aku juga dulu begitu.”
.
Sengaja aku kutip ya, parents. Gak apa-apa biar jleb. Sekalian remainder diri sendiri. Ya, dulu aku pernah ditahap itu. Padahal, sesibuk apa pun, kita bisa loh 10-15 menit saja bacakan anak-anak buku. Sebetulnya, aku saja menyesal karena telat, telmi kalau bisa dibilang.
.
Padahal, sudah tahu ilmunya. Dulu, pernahlah sedikit belajar pedagogik, tapi buat ngamalinnya? Aduuh, begitu banyak alasan yang seolah-olah gak ada jalan keluarnya.
.
Ini beberapa hal yang bikin kita enggan membacakan buku buat anak.
.
1. Anaknya masih kecil belum ngerti.
Jawabnya mudah. Sedini mungkin, bahkan kebiasaan sang ibu atau ayah membacakan buku sejak di kandungan saja, berpengaruh banget loh, parents. Buku cerita, buku agama, apalagi Al-Qur’an biasakanlah untuk dibacakan sedini mungkin.
.
2. Anaknya gak bisa diam.
Jawabnya juga mudah. Anak aktif pertanda dia sehat dan cerdas, jangan sia-siakan masa ini. Stimulus terus, atur jadwalnya. Sisihkan 5-10 menit saja menjelang waktu tidurnya, masa antengnya. Nah, di sini sifat gelombang otaknya menerima. Walau sedikit, tetapi efektif. Gak masalah parents. Asal konsisten. Nanti berhasil.
.
3. Gak ada waktu luang.
Jawabnya. Baiklah mungkin parents harus minta sama yang punya waktu, pengatur kehidupan kita (Allah) biar bisa dimudahkan dalam mendidik anak-anak.
.
4. Bukunya mahal.
Jawabannya. Gak harus yang premium. Yang sangat murah dengan harga variatif, sesuaikan dan banyak ikhtiarkan buat anak-anak. Jangan sampai beli buku 10 ribu perak gak bisa, tapi punten itu bapaknya “udut” kata orang Sunda mah sepanjang hari. Tepok jidat bapak. ?
.
5. Anaknya belum mengerti suka ngeroyok, ngerobek buku.
Jawabnya. Pilih buku-buku yang bahannya bukan dari kertas. Banyak banget modelnya dan harganya juga bervariasi. Lalu, pelan-pelan ajarkan anak merawat diri, merawat mainan dan merawat buku-bukunya. InshaAllah bisa. Asal konsisten.
.
Ini semua tahapan yang sudah aku lakukan sendiri loh, parents.
Sungguh sampai sekarang masih terus berusaha konsisten. Alhasil, anak-anakku yang aku Amini semua jadi suka buku. Yang paling kecil ke mana-mana maunya bawa buku, baca buku, betapa aku bahagia. Padahal, dulunya aku yang selalu banyak alasan.
Lihat anak cerdas berkembang pesat, semangat buat beli buku-buku Premium ini membuncah, parents. Semoga ada rezekinya. Bantu aminkan ya, parents.
.
Yuk, share pengalamannya.
.
_Manda Kynar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *