Posted on Berikan komentar

Standart Operational Procedure Pemberian Gawai untuk Anak

Dear ayah bunda,

Ini acuan panduan penggunaan gadget untuk para kiddos yang saya ambil dari Yayasan Kita dan Buah Hati dan American Academy of Pediatrics.

Hal ini sudah berkali-kali dibahas di seminar, baik online maupun offline.

Gadget itu ibarat pedang atau senjata lainnya. Dia sangat bermanfaat kalau digunakan dengan tepat. Namun, dia juga bisa berbahaya dan mencelakakan kalau digunakan oleh orang yang tidak tepat. Jadi, jangan musuhin gadget. Bersahabatlah dengannya. Bersahabat artinya harus saling memahami, kan? ?

Nah, kenapa saya selalu cerewet untuk mengenalkan buku sejak balita? Bukan hanya karena manfaat membaca yang luar biasa, tetapi juga karena gempuran gadget di luar sana. Percayalah, tanpa kita stimulasi, anak kita dengan sendirinya akan tertarik dengan gadget, kok. Jadi, enggak usah khawatir ‘ketinggalan zaman’ gegara telat ngenalin gadget. Mereka akan dengan sangat cepat beradaptasi.

Berbeda halnya dengan buku. Kalau enggak di stimulasi sejak awal, bisa-bisa begitu besar, mereka tanya, “Apa ini? Kok, enggak touch screen?” Eeeh, beneran, lhooo! Ada anak usia setahun yang buka buku dengan geser-geser jarinya seperti memegang gadget. Duh, saya kok enggak tega mau ngerekamnya waktu itu. ??

Pengalaman saya, anak yang sudah cinta baca dan suka buku, mereka akan lebih mudah diatur ketika pake gadget. Jatuh cinta sih, tapi mereka udah punya cinta pertama, cinta ke buku.

Sekali lagi, ini panduan. Mau seketat apa pelaksanaannya, mari diskusi cantik dengan para pemilik mata bening yang bisa bikin melting di rumah kita… ???

Ditulis oleh :
Bunda Ary Indriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *