Ditulis pada

Pentingnya Mengenalkan Literasi kepada Anak Sejak Dini .

Headline ini adalah salah satu cita-cita saya saat ini. Ya, mengenalkan literasi kepada anak sejak dini. Zaman now, pendidikan literasi sedang digencarkan oleh kami, para #PejuangLiterasi.

Tujuannya bukan hanya untuk membuat anak gemar membaca, tetapi mencetak generasi penerus bangsa yang cinta membaca, cerdas, dan berpikir kritis. Tentu saja tidak hanya di sekolah anak dikenalkan dengan dunia literasi. Justru utamanya dari rumah, sebagai madrasah pertama bagi anak. Oleh karena itu, orangtua berperan besar menjadi guru sekaligus madrasah bagi anak-anak di rumah.

Lalu, apa manfaat mengenalkan literasi pada anak sejak dini?

Banyak manfaat yang bisa kita peroleh jika mengenalkan literasi pada anak sejak dini. Di antaranya, melatih kemampuan dasar anak seperti membaca dan menulis.

Mengenalkan literasi untuk anak usia dini, bisa dimulai dari memfasiltasi mereka dengan buku-buku bergizi di rumah. Jangan lupa untuk membacakan buku pada mereka secara rutin. Meski terkesan seperti kegiatan sederhana, namun membacakan buku pada anak adalah tahap awal mengenalkan mereka pada dunia literasi.

Manfaat lainnya adalah mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak. Iya, semakin anak dibacakan buku-buku bergizi seperti WWP, CPD atau LittleAbid, dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka.

Semakin banyak membaca buku, maka semakin tinggi pula kemampuan anak-anak untuk menerima, mengolah, dan menyikapi setiap informasi yang diterimanya. Hal inilah yang dijadikan sebagai pondasi untuk mengembangkan kemampuan berpikirnya. Tentunya ini akan sangat berguna ketika anak mulai memasuki fase kehidupan yang sebenarnya saat dewasa.

Mirisnya, banyak orangtua di luar sana yang belum mendukung pentingnya literasi sejak dini. Mereka yang notabene MAMPU secara finansial malah tidak MAU memfasilitasi anak-anaknya dengan buku-buku bergizi di rumah. Anehnya, justru mereka lebih bangga memfasilitasi anak-anaknya dengan “gadget”, dan akhirnya anak-anak itu lebih akrab dengan yutub maupun game online daripada kedekatan emosional dengan orangtua. Jadi, jangan heran kalau minat baca penduduk Indonesia jauh tertinggal dari negara-negara Asia lainnya.

Itulah sebabnya, kita sebagai orang tua harus mempersiapkan pendidikan literasi sejak dini.
Saat rumah kita lebih banyak berisi buku-buku, itu akan jauh lebih menyenangkan daripada hanya berisi perabotan. Bukan karena kita kaya sehingga bisa membeli paket buku TDP, yang jika ditotal nilainya bisa untuk membeli sebuah motor baru atau DP rumah. Tetapi karena rasa sayang kita kepada anak, dan ingin membekali mereka dengan ilmu. Karena pahala anak shalih yang mendoakan orangtua, serta ilmu yang bermanfaat akan tetap mengalir meskipun kelak kita sudah tiada.

-bety-

#parenthing
#tipsparenting
#literasi
#literasianak
#akusukabuku
#ayobacabuku
#salampejuangliterasi

Please follow and like us:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *