Ditulis pada

“Saat kau membalas kebencian dengan amarah dan caci maki, saat itulah musuhmu menang.”

Assalamu’alaykum,
Jika sedang bersitegang dengan kawan, jika ada kesalahpahaman, jika ada yang mencaci tak beralasan,
Diam saja…
Diam saja hingga pikiranmu tenang dan hatimu damai..
Karena membalas cacian tak akan membuatmu menang..

“Saat kau membalas kebencian dengan amarah dan caci maki, saat itulah musuhmu menang.” – Andy F.Nova –

-Cahya-

Please follow and like us:
Ditulis pada

Assalaamu’alaikum..Salam Jum’at Mubarok ya..

Pernah gak sih koneksi internet atau sinyal di handphone kita tiba-tiba hilang??Gimana nih perasaan kita??Panik atau merasa biasa aja?? Tentu ada perasaan sedih, kesal & kecewa bukan..

Sebagai penjual online, pastinya sinyal ini menjadi senjata utama kita saat berjualan. Tanpa sinyal, kita tidak bisa memposting apa yang akan kita jual hari ini. Bisa jadi karena tidak bisa posting, asa untuk closing menjadi berkurang..Bener gak??

Lalu bagaimana kalau koneksi kita dengan Allah yang hilang??Apakah akan panik juga??Jangan-jangan kita lebih panik kehilangan koneksi internet daripada koneksi kita kepada Allah. (Na’udzubillah)

Namun, percaya atau tidak faktanya sekarang banyak orang yang merasa biasa saja jika menjauh dari Allah, terputus koneksi dari Allah, tetapi merasa sangat stres jika jauh dari handphone atau tidak terkoneksi dengan internet.

“Allah pasti tahu saya sedang sibuk hari ini. Nggak apa-apa kan kalau saya shalat di akhir waktu, hari ini libur tilawah dulu deh kerjaan masih banyak, hari ini nggak Dhuha dulu ahhh belum selesai nih beres-beres rumahnya dan mungkin masih banyak lagi alasan yang lainnya…”

Tetapi sebaliknya…

“Kok sinyal internet handphone saya hilang ya??Duuuuhh jadi nggak bisa ngapa-ngapain nih!! Hape mati bingung segera dicharge, tapi bagaimana kalau hati kita yang mati??Apakah kita juga akan sibuk mengecharge hati kita??
Wallahu alam bisshawab..

Padahal sebenarnya Allah itu amat dekat dan selalu tersambung dengan diri kita, tetapi kita saja yang tidak pernah menyadarinya bahkan sering mengabaikan kesempatan untuk selalu terkoneksi dengan-Nya.

Mashaa Allah..Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang seperti itu ya ayah bunda..
Mari perbaiki koneksi kita dengan Allah, dan senantiasa memperbaiki kualitas diri kita agar pantas dihadapan-Nya..

Jangan lupa amalan Jum’atnya ya!!
Selalu bersyukur bahwa kita masih bisa terkoneksi dengan Allah saat hati ini senang ataupun sedih..😇😇
Dan tetap semangat menebarkan kebaikan!!💪

-bety-

Please follow and like us:
Ditulis pada

Assalamualaikum… Semangat Malam 😊

Alhamdulillah sudah masuk musim penghujan ya rupanya, ayah bunda jangan lupa untuk senantiasa membawa payung dan jas hujan saat hendak bepergian ya. Nah selain kedua barang tadi yang paling penting untuk kita persiapkan juga adalah kesehatan.

Memiliki tubuh yang tetap sehat sangatlah penting agar tak ada pekerjaan yang terbengkalai.

Nah dibawah ini ada beberapa tips agar kita tetap sehat di musim penghujan. Disimak ya ayah bunda.

🌸 Konsumsi Minuman Hangat

Rasa dingin dapat menurunkan daya tahan tubuh Anda. Jadi saat musim penghujan, perbanyaklah mengonsumsi minuman yang dapat menghangatkan tubuh seperti teh atau jahe hangat. Makanan seperti sup, bakso, atau cream soup juga berfungsi menghangatkan tubuh Anda.

🌸 Perbanyak Asupan Vitamin C

Di musim hujan, vitamin C sangat dibutuhkan kehadirannya dalam tubuh manusia karena selain dapat berfungsi sebagai antioksidan, ia juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Anda selalu bisa mendapatkan vitamin C dari berbagai jenis suplemen, tapi akan lebih baik jika Anda memerolehnya dari sumber yang alami. Vitamin C banyak terkandung dalam buah jeruk, kiwi, tomat, dan buah-buahan lain yang berwarna cerah.

🌸 Kurangi Gorengan

Sebaiknya hindari mengonsumsi gorengan, karena makanan yang satu ini penuh dengan minyak sehingga dapat berpengaruh langsung ke tenggorokan atau bisa menyebabkan Anda mudah terserang flu.

🌸 Segera Mandi Setelah Kehujanan

Penyakit dengan mudah akan muncul ketika tubuh Anda mengalami perubahan suhu yang drastis. Oleh karena itu, saat tubuh basah terkena air hujan, sebaiknya Anda segera mandi dan keramas untuk menstabilkan temperatur dingin yang terbawa oleh air hujan. Saat Anda mengeringkan badan, temperatur tubuh bertahap kembali ke suhu normal.

🌸 Kenakan Pakaian yang Tebal dan Hangat

Baju yang Anda kenakan juga akan memengaruhi kesehatan tubuh di musim hujan. Hindarilah menggunakan baju tipis dan transparan, terlebih jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan. Sweater atau cardigan tebal dan hangat akan menjaga tubuh Anda dari udara dingin saat musim hujan.

Demikianlah beberapa tips dari Bang hafiz dan eneng hafizah dokter kesayangan keluarga. Harus tetap semangat menjalani hari meskipun diluar hujan ya ayah bunda. 😍

-umi qilaken-

Please follow and like us:
Ditulis pada

Super Cute Cam: Sahabat Anak Eksplorasi Dunia By Hafiz Hafizah – May 23, 2018

Rasa penasaran yang tinggi membuat si Kecil selalu penasaran terhadap banyak hal. Memberinya kesempatan untuk bereksplorasi dapat mengasah bakat mereka. Al Qolam meluncurkan Super Cute Cam sebagai salah satu mainan sekaligus tools untuk memfasilitasi eksplorasi mereka.

Super Cute Cam adalah kamera aksi spesial untuk si Kecil. Kamera ini di desain dengan bentuk yang lucu dan paduan warna yang cerah sehingga menarik untuk anak-anak. Banyak momen berharga anak Anda selama ini tidak sempat diabadikan, sekarang saatnya beri mereka kebebasan untuk bereksplorasi.

Selain bisa digunakan untuk memotret, Super Cute Cam juga bisa digunakan untuk merekam atau membuat video. Untuk waktu merekam pun tersedia pilihan yang beragam mulai dari 3 menit, 5 menit, dan 10 menit.

Nah, di musim liburan seperti saat ini, Super Cute Cam adalah pilihan yang tepat untuk menemani aktivitas liburan keluarga bersama anak-anak. Anak-anak bisa mengabadikan momen-momen yang menarik bagi mereka selamar liburan. Ayah dan Bunda pun bisa melihat “hasil karya” mereka.

Fitur Unggulan “Super Cute Cam”

Salah satu fitur yang menarik pada Super Cute Cam ini yaitu dapat dihubungkan dengan mainan Smart Hafiz edisi terbaru. Jika dihubungkan dengan Smart Hafiz, anak-anak dapat menikmati fitur-fitur action seperti dance, karaoke, presentasi, emoticon, dan fitur-fitur lainnya. Di mana aksi anak-anak akan terkeam dan muncul pada layar Smart Hafiz.

Caranya, cukup dengan menyambungkan Super Cute Cam dan Smart Hafiz menggunakan kabel penghubung (connector). Jika berhasil menghubungkannya, gambar dan aksi anak akan tampil pada layar Smart Hafiz.

Dengan dibekali lensa yang pas untuk si Kecil, Super Cute Cam ini dapat menghasilkan gambar yang optimal dan hasil video yang keren hanya dengan sekali jepret. Dslr mini ini dibekali juga dengan layar LCD 1,5 inch dan baterai berkapasitas 1000mAh.

Inilah momen yang tepat untuk memberikan stimulus untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan keberanian mereka. Biarkan anak berkesplorasi dengan Super Cute Cam layaknya fotografer profesional.

Dalam 1 paket Super Cute Cam, Anda akan mendapatkan:

  1. Unit kamera
  2. USB charger
  3. Tali kamera/Strap
  4. Tripod
  5. Kabel konektor
  6. Memory card 8GB
  7. Card reader

Yuk, Bunda bekali anak dengan produk yang tepat untuk fasilitasi mereka bermain sambil belajar.

Kopas dari : http://hafizfansclub.com/super-cute-cam-sahabat-anak-eksplorasi-dunia/
Please follow and like us:
Ditulis pada

Menyanyi Bukan Hal Sepele, Ini Manfaatnya Untuk Anak By Septi Prameswari – April 16, 2018

Hampir setiap anak menyukai bernyanyi, bukan? Banyak orangtua pun mengajari dan mengajak mereka menyanyi bahkan ketika mereka masih berusia bayi.

Namun, banyak orangtua menganggap aktivitas menyanyi bagi anak hanya sebagai hiburan atau untuk menarik perhatian si Kecil saja. Faktanya, banyak manfaat yang didapat ketika si Kecil menyanyi lho, Bun.

  • Belajar dan memahami hal baru
Lewat lagu, anak bisa belajar berbagai hal. Misanya seperti lagu-lagu yanga ada dalam Hafiz Talking DollSmart Hafiz, atau Animal Series. Lagu-lagu dalam mainan tersebut mengajarkan anak memhami kisah sejarah seperti cerita burung hud-hud, pasukan gajah, dan sebagainya.

Lagu-lagu tersebut juga mudah untuk diingat anak dan untuk belajar mengingat sesuatu seperti lagu belajar huruf hijaiyah. Doa-doa harian yang dilagukan juga lebih mudah untuk dihafalkan dipahami anak.

Dibanding hanya dengan pengucapan biasa, menurut pakar, lagu lebih mudah diingat dan terendap dalam memori anak. Sehingga ia akan mengingat sesuatu lebih lama dengan lagu, dibanding dengan kata-kata saja.

  • Menguatkan rasa percaya diri

Hampir setiap anak sangat menyukai bernyanyi. Berikan kesempatan pada mereka untuk berekspresi dengan menyanyi. Saat ia bernyanyi ikut mereka bernyanyi atau minimal jangan mengolok suara mereka.

Ini adalah bentuk menghargai apa yang dilakukan si Kecil. Nah, ini bisa menguatkan rasa percaya diri anak ketika mengekpresikan banyak hal di depan orang lain.

  • Meningkatkan kemampuan verbal

Untuk si Kecil yang sedang belajar berbicara, di usia 3 tahun pertamanya, menyanyikan lagu-lagu sederhana bisa menambah kosakata si Kecil. Dari setiap lagu yang dinyanyikan, si Kecil bisa belajar 5-8 kosakata baru setiap harinya. Jika kosakata si Kecil semakin bertambah, kemampuan verbal atau kemampuan si Kecil untuk mengucapkan sesuatu pun bisa semakin meningkat.

  • Anak jadi lebih aktif

Saat bernyanyi, anak pasti akan menyelinginya dengan berbagai gaya dan gerakan, sambil kesana-kemiri, sambil berjoget, dan lain-lain sebagai bentuk ekspresinya. Dari sisi kesehatan, dengan banyak bergerak dan aktif anak menjadi lebih sehat baik secara fisik maupun psikis.

Mainananak seperti  Smart Hafiz, memfasilitasi anak-anak selain untuk belajar, mendengarkan murottal dan muroja’ah bacaan Al Quran. Juga sebagai media bagi anak untuk berekspresi dengan bernyanyi dan menari. Ini yang akan memicu anak untuk aktif bergerak.

  • Sarana bagi orangtua mengamati perkembangan anak

Ketika anak bernyanyi dan menari, kita bisa melihat perkembangan anak dan responnya terhadap sesuatu seperti perkembangan verbal, pendengaran, motorik, peniruan, dan cara belajar anak. Misal ketika mereka melafalkan 2-3 kata atau menggerakan tangannya, apakah ada yang aneh ketika kita melihatnya. Jika ada yang aneh dari anak, kita bisa lebih cepat mengetahui dan melakukan observasi lebih dalam terhadap perkembangan anak.

 

Kopas dari ; http://hafizfansclub.com/menyanyi-bukan-hal-sepele-ini-manfaatnya-untuk-anak/

Please follow and like us:
Ditulis pada

Semangat Rabu Menggebu

Assalaamu’alaikum.. Selamat pagiiiiii.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepada mu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku” (QS. Al-Baqarah 186).

Keindahan doa tidak terletak dari cepat atau lambatnya permohonan kita yang dikabulkan.
Keindahan doa juga tidak terletak dari banyak atau sedikitnya permohonan kita yang diijabah.

Tetapi keindahan doa terletak dari ketentraman hati kita setelah mengangkat & menengadahkan kedua tangan seraya mengucapkan kalimat-kalimat untuk mengagungkan Allah SWT.

Betapa banyak hal yang patut kita syukuri.
Dan sesuai dengan janji Allah, apabila kita berdoa pasti akan dikabulkan.

Mungkin tidak saat ini, tapi suatu saat nanti. Allah telah menyiapkan sesuatu yang terbaik untuk hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya.
Maka, teruslah berdoa dan jangan putus asa jika hari ini doamu belum dikabulkan.

Tetap semangat menebarkan kebaikan 💪
Semangat Rabu Menggebu

-bety-

Please follow and like us:
Ditulis pada

Dampak Positif Anak Cemburu dengan Saudara yang Lain By Wahyu Utama – July 20, 2018

Anak cemburu dengan saudara yang lain merupakan hal yang sangat wajar dan biasa terjadi di dalam keluarga. Cemburu yang muncul bisa dikarenakan salah seorang saudaranya merasa lebih diperhatikan oleh kedua orang tua. Padahal dalam kenyataannya tidak ada orang tua yang membeda-bedakan anak-anak, bukan?

Najeela Shihab yang merupakan seorang psikolog mengungkapkan bahwa Ayah dan Bunda tidak perlu terlalu khawatir saat hal ini terjadi. Kecemburuan yang terjadi antar saudara bisa berdampak positif yaitu mengajarkan mereka untuk bersosialisasi lebih baik lagi.

Namun, jika Ayah dan Bunda sudah terlanjur khawatir dan tidak ingin salah seorang anak merasa cemburu. Berikut ini penjelesannya mengapa perasaan cemburu muncul dan cara menyikapi mereka:

Adanya perasaan terancam

Perasaan cemburu yang terjadi pada anak-anak bisa dikarenakan adanya perasaan terancam akan kehilangan sesuatu karena orang lain yang dianggapnya rival. Seperti yang telah kami sampaikan di atas, objek kecemburuan pada anak bisa dikarenakan perbedaan kasih sayang dan perhatian yang diberikan.

Jika hal ini sudah terjadi, apa yang perlu dilakukan?

1. Ajak sang kakak merasa bertanggung jawab dengan adiknya

Jika perasaan cemburu muncul didalam diri seorang kakak, maka sebagai orangtua kita harus mengajak sang kakak untuk ikut bertanggung jawab dengan adiknya. Caranya adalah dengan meminta sang kakak menghibur adiknya saat ia menangis, ajak sang kakak mengajari adiknya yang belum bisa melakukan sesuatu, membantu adiknya mencari buku yang hilang, dan mengingatkan adik untuk belajar dan membuat PR.

2. Dengarkan anak Anda

Jika adik atau kakak membuat saudara yang lainnya merasa kesal, maka dengarkan keluhan mereka dengan baik. Contohnya seperti ini, anggap saja si adik membuat kamar kakak berantakan, maka ibu bisa mengajak adik membereskan kamar yang berantakan tersebut.

Jangan mengatakan kepada sang kakak bahwa hal tersebut biasa karena adik masih kecil, sebab hal ini bisa membuat sang kakak merasa cemburu.

3. Berikan sentuhan fisik ke semua anak Anda

Jangan hanya memberikan ciuman dan pelukan kepada salah seorang anak saja, berikan sentuhan fisik kepada semua anak. Saat Ayah dan Bunda pilih-pilih dalam memberikan sentuhan fisik, maka salah seorang anak akan menganggap orangtua mereka tidak adil.

4. Terapkan nilai-nilai dan aturan di dalam keluarga

Penting di dalam keluarga Anda untuk menerapkan nilai-nilai dan aturan yang menjadi batasan agar anak-anak saling  memahami. Ini bermanfaat agar mereka saling menyayangi dan tidak saling mengolok-olok satu dengan yang lainnya.

Nah, keempat langkah di atas bisa Ayah dan Bunda terapkan saat terjadi kecemburuan diantara kakak dan adik di dalam keluarga. Semoga informasi di atas bisa membantu Ayah dan Bunda menghadapi masalah anak-anak yang saling cemburu.

Kopas dari : http://hafizfansclub.com

Please follow and like us:
Ditulis pada

Surah Al-Alaq Wahyu Pertama Rasulullah di Bulan Ramadhan By Tri Sintarini – May 21, 2018

Memasuki usia ke 40 tahun, Rasulullah seringkali pergi dari Mekkah ke Jabal Nur. Beliau mendaki setinggi 634 meter untuk mencapai Gua Hira. Rasulullah SAW memanfaatkan momentum tersebut untuk menyendiri dan introspeksi diri sembari membawa bekal secukupnya dari rumah seperti air dan roti gandum.

Dengan menyendiri, Rasulullah memikirkan banyak hal, salah satunya bagaimana cara menaklukkan masyarakat Mekkah yang masih terus menyembah berhala. Kebiasaan ini beliau lakukan ketika bulan Ramadhan tiba terutama tiga tahun belakangan ini. Meskipun Gua Hira tersebut berukuran kecil namun Rasulullah menemukan kenyamanan di dalamnya dan juga melakukan shalat seperti tahajjud  untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Turunnya Surah Al Alaq

Pada suatu malam yang tak terduga, datanglah malaikat Jibril untuk memberikannya wahyu. Kehadiran Jibril membuat Nabi merasa sangat terkejut. Kemudian terjadilah dialog diantara keduanya,“Bacalah,” tutur Jibril kepada Muhammad, namun Rasulullah menjawab tidak bisa. Malaikat Jibril terus mengulang dan mendesaknya dengan pertanyaan yang sama tetapi jawaban Nabi tetap sama,  Nabi tidak bisa membacanya. Jibril sampai menanyakan hal tersebut sebanyak tiga kali.

Saat itu Beliau merasakan amat sangat ketakutan dan tubuhnya menggigil. Ditengah perasaan tak menentu itu, turunlah surat Al-Alaq ayat 1 sampai 5 yang artinya, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah yang paling Pemurah, Yang mengajar manusia dengan pena, Dia mengajarkan kepada manusia apa yang belum diketahuinya.”

Sesampainya di rumah, tubuh Nabi Muhammad SAW masih dalam keadaan menggigil.  Beliau meminta pertolongan dari istri tercintanya, Siti Khadijah untuk memberikannya selimut dan mendampinginya. Dengan tubuh gemetaran, Rasulullah mengisahkan pertemuannya dengan malaikat Jibril. Siti Khadijah mendengarkan dengan seksama dan mencoba menenangkan suaminya.

Al Quran turun secara berangsur-angsur

Peristiwa turunnya surah Al Alaq yang terjadi di bulan Ramadhan ini merupakan pertanda awal dari masa kenabian Muhammad SAW. Sekaligus menjadi awal turunnya ayat-ayat suci Al-Quran di muka bumi.

Selanjutnya Nabi Muhammad mulai terbiasa menerima kehadiran ayat-ayat dari Allah melalui perantaranya. Demi menjaga kemurniannya, Al-Quran turun berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari ini. Malaikat Jibril rutin mengunjungi Rasulullah untuk mengulang kembali ayat-ayat tersebut agar tidak terjadi kekeliruan dan kesalahan dalam pembacaan nya. Selain itu agar Al-Quran lebih mudah dipahami Rasulullah juga mengajak para sahabat-sahabatnya untuk turut menghafalkannya.

Jika saat pertama menerima pesan dari surga tersebut Rasulullah dengan perasaan sangat terkejut dan kaget. Ketika menerima wahyu terakhir beliau mendapatkannya ketika sedang menunaikan ibadah haji di padang Arafah. Surat yang terakhir diturunkan Allah SWTadalah Al- Maidah ayat ketiga yang berbunyi,”Pada hari ini telah ku-sempurnakan untukmu agamamu dan telah kucukupkan nikmatku kepadamu, serta kuridhai bagimu Islam sebagai agamamu.”

Semua surat tersebut bermula dari turunnya Surat Al-Alaq. Semoga setiap langkah kita selalu sejalan dengan Al-Quran karena ayat- ayat suci tersebut turun sebagai pedoman supaya kita semakin beriman kepada Allah SWT.

 

Kopas dari : http://hafizfansclub.com/surah-al-alaq-wahyu-pertama-rasulullah-di-bulan-ramadhan/

Please follow and like us:
Ditulis pada

Permudah Hafalan Juz ‘Amma Anak Dengan Si Mungil, Hafiz Junior By Septi Prameswari – October 30, 2017

“Siapa yang menghafal Al Quran, mengkajinya, dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orangtuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari.” (HR. Hakim)

Sebagai orangtua, mempunyai anak-anak yang mampu menghafal Al Quran tentu membahagiakan, bukan? Ya, dalam hadits di atas dijelaskan bahwa anak-anak yang menghafal Al Quran, orangtuanya pun akan menerima keistimewaan yang luar biasa di akhirat kelak. Namun, mengajari si Kecil untuk mampu menghafal surah-surah pendek saja memang tak semudah membalikan telapak tangan.

Jika si Kecil menempuh pendidikan di sekolah berbasis Islam, di mana menghafal surah pendek menjadi salah satu mata pelajaran yang harus mereka tempuh, Ayah dan Bunda tetap mempunyai kewajiban untuk membuat anak tidak tertekan dengan hal itu. Apalagi jika Ayah dan Bunda menginginkan si Kecil mampu menghafal Al Quran tanpa menempuh pendidikan formal seperti di sekolah islami atau madrasah diniyah.

Kita, sebagai orangtua sadar bahwa menghafal bukanlah sesuatu hal yang mudah. Apalagi menghafal surah-surah Al Quran dengan bahasa Arab yang bukan bahasa sehari-hari kita. Meskipun anak-anak mempunyai daya ingat yang lebih kuat dibanding orang dewasa, bisa saja ini menjadi tekanan bagi anak-anak tanpa kita ketahui. Ditambah dengan aktivitas anak sekolah yang menggunung dari pagi hingga sore hari.

Nah, alat (tools) untuk mempermudah anak menghafal surah-surah pendek dengan tetap menyenangkan dan bisa dilakukan di mana saja tentu menjadi angin segar baik bagi orangtua, dan juga anak.

Hafiz Junior, boneka mini untuk permudah menghafal Al Quran kapan pun

Al Qolam, sebuah perusahan yang fokus dalam produksi mainan edukasi untuk anak-anak muslim meluncurkan sebuah produk untuk mempermudah anak-anak menghafal juz 30 dalam Al Quran (Juz ‘Amma). Hafiz Junior, inisiasi produk ini sebagai salah satu solusi pintar yang mempermudah anak menghafal Al Quran dengan metode menghafal yang unik.

Berbeda dengan produk pendahulunya, Hafiz Talking Doll, Hafiz Junior memiliki bentuk fisik yang lebih kecil dan lebih ringan. Sehingga memudahkan anak-anak membawanya ke mana pun. Hafalan pun dapat dilakukan di mana, bahkan ketika anak-anak sedang beraktivitas lainnya.

Hafiz Junior mempunyai metode untuk mempermudah menghafal Al Quran dengan diulang-ulang. Dengan demikian anak-anak akan mudah untuk menghafal dari ayat per ayat, bahkan per surah. Menariknya lagi, Hafiz Junior diluncurkan dengan edisi 2 macam profesi.

Sepasang Hafiz dan Hafizah bertema profesi Pilot dan sepasang lainnya bertema profesi Dokter. Tak hanya tampilannya saja yang memiliki tema, tapi masing-masing tema mempunyai konten pembuka yang berbeda-beda. Ketika dinyalakan, boneka Hafiz atau Hafizah ini akan memperkenalkan diri dan profesinya masing-masing. Selain itu juga boneka ini akan memberikan penjelasan terkait tugas dan wewenang dari masing-masing profesi. Setelh itu, anak-anak bisa memilih surah yang ingin dihafal bisa dengan metode per surah atau per ayat.

Selain konten unggulan di atas, agar anak-anak tidak bosan dengan rutinitasnya menghafal, Hafiz Junior juga dibekali dengan lagu-lagu anak islami. Menarik sekali bukan? Anak-anak bisa mendengarkan surah-surah, bahkan per ayat yang diulang-ulang sehingga mempermudah anak-anak menghafal surah-surah dalam Al Quran khususnya Juz 30.

kopas dari : http://hafizfansclub.com/permudah-hafalan-juz-amma-anak-dengan-si-mungil-hafiz-junior/

Please follow and like us:
Ditulis pada

CARA CERDAS MENGHUKUM ANAK

Oleh: Dr. Jasim Muhammad Al-Muthawwa’ (Pakar Parenting dari Kuwait)

Seorang ibu berkata,! “Saya memiliki dua orang anak, pertama berusia 9 tahun dan yang kedua 6 tahun. Saya bosan terlalu sering menghukum mereka karena hukuman (iqob) tidak ada manfaatnya. Kira-kira apa yang harus kulakukan?”

Saya berkata, “Apakah Anda sudah mencoba metode memilih hukuman?”
Ibu tersebut menjawab, “Saya tidak paham, bagaimana itu?”

Saya jawab, “Sebelum saya jelaskan metode ini, ada sebuah kaidah penting dalam meluruskan perilaku anak yang harus kita sepakati, bahwa setiap jenjang usia anak memiliki metode pendidikan tertentu. Semakin besar anak akan membutuhkan berbagai metode dalam berinteraksi dengannya. Namun, Anda akan mendapati bahwa metode memilih hukuman cocok untuk semua usia dan memberikan hasil yang positif.”

Sebelum menerapkan metode ini, kita harus memastikan, apakah anak melakukan kesalahan karena tidak tahu (tanpa sengaja). Jika kondisinya seperti ini, tidak perlu dihukum namun cukup diingatkan kesalahannya.

Tetapi jika kesalahannya diulangi atau melakukannya dengan sengaja, kita bisa menghukumnya dengan banyak cara, di antaranya tidak memberi hak-hak istimewanya, memarahinya tapi bukan marah sebagai pelampiasan (balas dendam) dan jangan memukul.

Kita juga bisa menggunakan Metode Memilih Hukuman.

Idenya begini, kita meminta anak duduk merenung, dan memikirkan tiga jenis hukuman yang diusulkan kepada kita. Misalnya, tidak diberi uang jajan, tidak boleh bermain ke rumah temannya selama seminggu, atau tidak boleh menggunakan handphone selama sehari.
Kemudian, kita pilih salah satu untuk kita jatuhkan padanya.

Ketika tiga hukuman tidak sesuai dengan keinginan orangtua, contohnya: tidur, atau diam selama satu jam atau merapikan kamar, maka kita minta dia untuk mencari lagi tiga hukuman lain.

Ibu ini menyela, “Tapi, kadang hukuman-hukuman yang diusulkan tersebut tidak memberi efek/tidak membuat anak sadar juga!”

Saya katakan, “Kita harus membedakan antara ta’dib (mendidik) dengan ta’dzib (menyiksa)!”

Tujuan ta’dib adalah meluruskan perilaku yang salah pada anak dan ini butuh kesabaran, pengawasan (mutaba’ah), dialog dan nasihat yang terus-menerus.

Sedangkan berteriak di depan anak atau memukulnya dengan keras, ini ta’dzib bukan ta’dib; karena kita menghukum anak tidak sesuai dengan kadar kesalahan yang dilakukan tapi berlebihan, sebab disertai dengan marah. Disebabkan kita banyak tekanan hidup, lalu kita lampiaskan kepada anak dan anak jadi korban. Kemudian, kita menyesal setelah menghukum mereka atas ketergesaan kita.

Saya berkata, “Saya tambahkan hal penting, ketika Anda berkata kepada anak Anda, “Masuk kamar, merenung dan dan pikirlah tiga jenis hukuman dan saya pilihkan satu untukmu. Sikap seperti ini adalah merupakan pendidikan (ta’dib) untuk kedua pihak. Ada dialog batin dengan dirinya, antara anak yang melakukan kesalahan dengan dirinya. Ini merupakan tindakan yang baik untuk meluruskan perilaku anak dan memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat.

Si Ibu berkata, “Demi Allah, ide yang bagus, saya akan coba.”

Saya bilang, “Saya sendiri telah mencobanya, bermanfaat dan berhasil. Banyak juga keluarga yang mencoba menerapkannya dan ampuh juga hasilnya.”

Karena ketika anak memilih hukuman sendiri dan melaksanakannya, sesungguhnya kita telah menjadikannya berperang dengan kesalahannya, bukan ketegangan dengan orangtuanya. Di samping itu, kita bisa menjaga ikatan cinta orangtua dan anak.

Selain itu, kita telah menghormati pribadi anak dan menjaga kemanusiaannya tanpa menghina ataupun merendahkannya.

Siapa yang merenungkan metode ta’dib Rasululllah shallahu ‘alaihi wa sallam terhadap orang yang melakukan kesalahan maka akan didapati bahwa beliau menta’dib dengan menghormati, menghargai dan tidak merendahkannya.

Kita menemukannya dalam kisah wanita Ghamidiyah yang berzina dan minta dirajam. Salah seorang sahabat mencelanya, lalu Rasulullah bersabda, “Sungguh dia telah bertaubat andai (taubatnya) dibagikan dengan penduduk madinah, niscayai hung mencukupi”88
Sikap menghormati pelaku kesalahan harus tetap ada selama dalam proses ta’dib.

Si ibu tadi pergi dan kembali lagi setelah sebulan. Dia bertutur, “Metode ini benar-benar ampuh diterapkan pada anak-anak saya,
.
KN sekarang saya jarang emosi, dan mereka memilih hukuman sendiri dan melaksanakannya. Saya berterima kasih atas ide ini, tapi saya mau bertanya dari mana Anda mendapatkan metode cemerlang ini?”

Saya jawab, “Saya ambil dari metode Al-Qur’an dalam mendidik (ta’dib).”

Allah _subhanahu wata’ala_memberikan tiga pilihan hukuman kepada orang yang melakukan dosa dan kesalahan, seperti kafarat bagi orang yang menggauli istrinya pada siang hari bulan Ramadhan, kafarat sumpah dan kafarat lainnya, yaitu memerdekakan budak, puasa atau memberikan sedekah. Syariat Islam memberikan tiga pilihan bagi pelaku kesalahan ini. Metode mendidik yang sangat indah.”

Ibu berkata, “Jadi, ini metode pendidikan Al-Qur’an?”

Saya jawab, “Betul, sesungguhnya Al-Qur’an dan As-Sunnah memiliki banyak metode pendidikan yang luar biasa dalam meluruskan perilaku manusia, baik anak kecil maupun orang dewasa; karena Allah yang menciptakan jiwa-jiwa dan Dia lebih tahu apa yang pantas dan metode apa yang cocok bagi jiwa-jiwa tersebut. Metode mendidik sangat banyak, di antaranya ‘metode memilih hukuman’ yang telah dijelaskan.”

Lalu si ibu tadi pergi dalam keadaan bahagia memperbaiki anak-anaknya dan bertambah cinta pada rumahnya.

*Diterjemahkan oleh:*
Ust. Achmad Fadhail Husni, Lc.
Pusat Peradaban ISLAM

==============================

Repost from FB Susi Aisyah

Please follow and like us: