Ditulis pada

Anak Bukan Sekedar Titipan

Seringkali kita sedemikian rinci soal perhitungan rezeki. Uang lima puluh ribu tak ada di dompet akan membuat kita mencari-cari kemana gerangan hilangnya. Tapi kadang kita lupa, ada rezeki lain yang sedemikian luar biasa.

Anak adalah rezeki yang tak ternilai. Lebih tepatnya anugrah yang dititipkan kepada kita. Kehadirannya mampu menyejukkan hati yang kering. Kedatangannya bisa mengubah badai yang mengguncang menjadi rumah yang terkokohkan. Menciptakan senyum kebahagiaan bagi kedua orang tuanya.

Bersyukurlah karena Allah telah memberikan kepercayaan kepada kita. Namun, masih banyak di antara kita orang-orang yang tak kenal lelah berusaha keras demi mendapatkan buah hati. Do’a, upaya dan air mata selalu menemani dalam penantian panjang mereka.

Sebagai seorang manusia, wajar jika masih ada khilaf saat melangkah. Namun ada kalanya kita lupa, bahwasanya ketika kita membentak buah hati akan ada orang lain yang terluka.
Saat kita terlalu asyik dengan dunia kita dan anak-anak terabai, akan ada hati yang tersakiti selain hati anak kita.

Hati siapakah itu? Mereka yang belum dikaruniai keturunan, selalu bersedih ketika ada orang tua yang memperlakukan anak secara kasar.

Kemudian mereka akan mengadu pada Rabbnya. “Wahai, Allah. Kenapa Si Fulan yang kasar itu Engkau berikan amanah yang tak sanggup ia menjaganya. Sedangkan hamba tidak? Apakah hamba tidak lebih baik darinya, sehingga Engkau tidak mengabulkan doa hamba?”

Anak bukan sekedar titipan, ia adalah anugrah sekaligus amanah yang harus kita jaga. Yang harus kita pertanggungjawakan kelak, apa-apa saja yang telah kita berikan padanya. Sayangi mereka. Luangkan waktu lebih untuk sekedar bermain bersama anak-anak. Berikan mereka ilmu, ajarkan pada mereka agar selalu dekat dengan Rabbnya. Sehingga anak-anak kita benar-benar akan menjadi anugrah, tidak hanya di dunia, namun juga di akhirat nanti.

Semoga kita termasuk orang-orang yang bertanggung jawab dan bersyukur atas segala karunia yang telah ditetapkan oleh Allah.
Dan semoga teman kita yang belum dikaruniai buah hati, lekas di kabulkan do’anya, yaitu mendapat keturunan yang sholeh dan sholeha.

Fiana

Please follow and like us:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *